Cara Mengetahui Modem Bekerja di Frekuensi 800 Mhz atau 1900 Mhz

Bagi pengguna modem CDMA pastinya anda sudah tahu bahwa jaringan CDMA itu bekerja pada frekuensi 800 Mhz atau 1900 Mhz. Untuk saat ini hanya Smartfren saja satu-satunya provider CDMA yang menggunakan frekuensi jaringan di 1900 Mhz. Saya sudah menjelaskan sedikit tentang BTS CDMA di mana di artikel tersebut juga menyinggung sedikit tentang perbedaan antara frekuensi jaringan 800 Mhz dan 1900 Mhz. Masing-masing frekuensi tersebut memiliki kelebihan dan juga kekurangan.

Suara digital yang dihasilkan pada frekuensi 1900 Mhz ini lebih halus dibandingakan 800 Mhz. Akan tetapi frekuensi 1900 Mhz ini memiliki jangkauan yang lebih kecil yaitu cuma 2 Km. Sedangkan frekuensi 800 Mhz bisa mencapai 5-6 Km. Selain itu sebenarnya frekuensi 800 Mhz ini lebih bagus dalam kemampuan untuk menembus tembok-tembok bangunan.

Sedangkan pada modem Smartfren keluaran terbarunya, kebanyakan diseting untuk bekerja di 2 frekuensi 800 dan 1900, tapi lebih mengutamakan yang sinyal 1900 Mhz. Jadi secara otomatis modem akan mencari sinyal 1900 mhz dahulu, baru jika tidak ditemukan akan mencari sinyal 800 Mhz. Baik frekuensi 800 Mhz maupun 1900 Mhz semuanya mendukung EVDO, cuma alokasi frekuensi saja yang beda. Karena ada juga yang bertanya, di lokasi saya hanya mendukung sinyal 800 Mhz, apakah juga mendukung EVDO? Jawabannya ya seperti yang saya katakan di atas. EVDO bukan dilihat dari Frekuensi jaringannya. Sedangkan provider CDMA lain seperti AHA atau Flexi kan berjalan di frekuensi 800 Mhz, tapi mereka juga sudah mendukung EVDO.

Jika lokasi anda memang belum menjangkau EVDO berarti memang BTS yang ada belum support EVDO, mungkin karena penilaian pihak Smartfren yang menganggap pengguna di lokasi anda masih sedikit.

Lantas bagaimana cara mengetahui modem anda berjalan pada frekuensi 800 Mhz atau 1900 Mhz? Jawabannya adalah kembali ke artikel saya sebelumnya mengenai tutorial QXDM dan QPST. Intinya anda harus menggunakan software QXDM dan QPST tersebut. Pastinya modem yang anda gunakan harus berchipset Qualcomm untuk bisa menggunakan software QXDM.

Cara mengetahui modem anda bekerja di frekuensi 800 Mhz atau 1900 Mhz silahkan anda ke artikel saya sebelumnya di sini. Gunakan software QXDM mulai dari awal sampai akhir kemudian lihat pada jendela HDR Pilot Set.

Perhatikan pada kedua jendela HDR Pilot Set di atas. Lihat pada Active Set Channel, jika angka yang ditunjukkan adalah 3 digit misal 507/406/466 dan lain-lain berarti modem anda bekerja di frekuensi 800 Mhz. Sedangkan jika angka yang ditunjukkan adalah 4 digit misal 1075/1100/1125/1150 dan lain-lain berarti modem anda bekerja di frekuensi 1900 Mhz.

Ada kasus tertentu di lokasi tertentu di mana frekuensi 800 Mhz lebih kenceng dibandingkan 1900 Mhz, makanya itu banyak orang yang menggunakan kartu Fren yang hanya bekerja di frekuensi 800 Mhz. Ini untuk mengakali saja karena modem Smartfren kan otomatis akan memilih sinyal 1900 Mhz daripada 800 Mhz. Pada modem tertentu seperti modem Pantech PX-500 kita bisa mengganti  atau memilih frekuensi tertentu, jadi modem akan bekerja di jaringan 1900 Mhz juga dapat diubah ke jaringan 800 Mhz sesuai keinginan kita. Sedangkan modem yang lain seperti modem EC1261-2 atau EC306-2 dan teman-temannya tidak bisa seenaknya memilih frekuensi, modem ini otomatis.

Di lokasi saya sendiri sebenarnya frekuensi 800 Mhz lebih kenceng daripada 1900 Mhz, akan tetapi ping di sinyal 800 Mhz terlampau besar, bisa mencapai 200 ms lebih, padahal jika menggunakan sinyal 1900 Mhz rata-rata ping di bawah 100 ms. Wah, ya mending saya pilih frekuensi 1900 saja lah, daripada ping bengkak ya sama saja bohong.

Oke, ini sedikit share tentang cara membedakan frekuensi jaringan 800 Mhz dengan 1900 Mhz dan juga cara mengetahuinya menggunakan software QXDM dan QPST.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
34 Comments
  1. RizkiAnandaMunggaran
    September 28, 2012 | Reply
  2. muhlis
    October 26, 2012 | Reply
  3. zul
    January 11, 2013 | Reply
    • Blog Teknik IT
      January 25, 2013 | Reply
  4. reza
    January 23, 2013 | Reply
    • Blog Teknik IT
      January 25, 2013 | Reply
  5. February 13, 2013 | Reply
  6. manzjul
    March 1, 2013 | Reply
  7. Ari Prastyo
    June 17, 2013 | Reply
    • June 17, 2013 | Reply
  8. abdul haris
    July 19, 2013 | Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *