Bagi pengguna Redmi Note 5, baik yang Redmi Note 5 Pro maupun Redmi Note 5 AI Global, satu hal yang paling ditakutkan mungkin adanya kabar tentang anti roll back. Inti dari anti roll back ini adalah device Redmi Note 5 tidak bisa downgrade ke firmware/ ROM yang belum terkena anti roll back. Kita sebut saja firmware yang belum kena anti roll back itu adalah anti 3 (ARB 3), sedangkan firmware yang sudah kena anti roll back adalah anti 4 (ARB 4). Sedikit penjelasan tentang anti 3 dan anti 4 sudah saya jelaskan di artikel saya sebelumnya DI SINI. Di situ sudah saya berikan firmware/ ROM mana saja yang sudah kena ARB 4 maupun ARB 3.
Jadi jika device Redmi Note 5 anda sekarang sudah berada di anti 4 jangan sekali kali anda downgrade ke anti 3, kalau anda nekat akan menyebabkan hardbrick. Hardbrick pada Redmi Note 5 ini agak sulit diselesaikan, tidak seperti pada device Xiaomi sebelumnya. Redmi Note 5 yang terkena hardbrick akan mati total, tidak bisa dipencet tombol apapun, device dalam keadaan masuk ke mode EDL, dan akan selalu ke mode EDL. Memang semua Hp Xiaomi yang mengalami hardbrick pada awalnya bisa diselesaikan dengan cara flashing ulang, tapi tidak untuk Redmi Note 5. Bisa sih diflashing menggunakan Mi Flash Tool cuma butuh authorized Mi Account untuk bisa melanjutkan proses flashing.
Nah permasalahannya ada di sini, tidak semua pengguna memiliki authorized Mi Account, hanya beberapa orang saja yang sudah mendaftarkan ID Mi nya dulu, sewaktu belum banyak pengguna yang tahu, yang sekarang pendaftaran ID Mi sudah ditutup. Jadi unbrick sendiri Redmi Note 5 hanya untuk pengguna yang sudah memiliki authorized Mi Account. Solusi lain bagi yang tidak memiliki authorized Mi Account adalah dengan datang ke Xiaomi Service terdekat di Kota anda, dan teknisi akan menyelesaikan permasalahan anda. Namun belum tentu semua Service Center Xiaomi mau menerima HP garansi non resmi, beberapa memang ada yang hanya melayani garansi resmi saja. Nah, masalah muncul lagi bagi pengguna Redmi Note 5 garansi distributor yang mengalami hardbrick.
Tapi semua permasalahan di atas sudah teratasi sejak seorang dev China memberikan firmware Redmi Note 5 yang bisa bypass authorized Mi Account. Jadi dengan firmware ini, anda bisa melakukan flashing Redmi Note 5 hardbrick tanpa perlu authorized Mi Account. Sudah saya buktikan sendiri pada Redmi Note 5 yang saya bikin hardbrick sendiri dan berhasil. Tapi memang di tengah flashing ada sedikit masalah yang membuat gagal flashing, tapi semua itu sudah terpecahkan masalahnya.
Sumber thread asli unbrick Redmi Note 5 tanpa authorized Mi Account.
– Forum China di sini >> https://m.cafe.naver.com/ArticleRead.nhn?clubid=27738104&articleid=273056&page=3&boardtype=L
– MIUI Global Forum di sini >> http://en.miui.com/thread-3802858-1-1.html
Jadi untuk melakukan unbrick Redmi Note 5, bahan yang perlu anda download adalah sebagai berikut.
– Download ROM/ Firmware bypass Mi Account >> https://drive.google.com/drive/folders/16lQ-A175D_5DJU-YT4lbul5htgaNNw21
– Download Mi Flash Tool >> https://drive.google.com/file/d/1sRc3IjdrBfnwhDRgbNXM3W1Z8gyOWbxH/view
– Download Driver QDLoader >> https://drive.google.com/file/d/1NnilAE_X6KCgx0pSQlTuzPD0FabTw59f/view
Jadi pada dasarnya untuk unbrick Redmi Note 5/ Note 5 Pro ini dengan cara melakukan flashing menggunakan Mi Flash Tool seperti biasa, seperti flashing ROM pada Xiaomi lain, cuma dengan ROM/ firmware khusus yang sudah dibuat dev di atas. Redmi Note 5 yang terkena hardbrick akan selalu berada pada model EDL bagaimanapun juga, jadi anda tidak perlu melakukan test point lagi, karena pada dasarnya test point adalah metode untuk masuk ke EDL mode, kalau HP hardbrick sudah masuk EDL mode ngapain pakai test point lagi ya kan?
Beberapa hal dan langkah yang harus anda ketahui saat proses unbrick Redmi Note 5 tanpa authorized Mi Account ini antara lain.
1. Proses flashing Redmi Note 5 bisa dilakukan di PC ber-OS minimal Windows 7, Windows XP gak bisa. Jadi hanya bisa di Windows 7, Windows 8, dan Windows 10 baik 32bit maupun 64 bit.
2. Sebelum melakukan proses flashing anda harus install driver QDLoader dulu. Install sesuai dengan versi Windows yang anda gunakan 32bit atau 64 bit. Pengguna Windows 10 wajib melakukan disable driver signature dulu sebelum install driver
3. Mi flash tool yang digunakan adalah versi portable yang gak perlu diinstall di PC. Tapi biasanya saat pertama kali buka Mi Flash Tool tetep harus install driver dulu
4. Firmware Redmi Note 5 yang didownload ada 2 (displit jadi 2), download semua, kemudian ekstrak langsung di drive D atau E
5. Proses flashing ini layaknya flashing biasa, sambungkan HP ke PC menggunakan kabel USB>> buka device manager dan pastikan HP terdeteksi Qualcomm QDLoader 9008 >> buka Mi Flash Tool >> pilih ROM >> pilih clean all >> refresh >> device terdeteksi COM >> flash
6. Saat proses flashing, jika terjadi error hello packet, atau can not read COM, pokoknya error yang berhubungan dengan COM, anda bisa menekan tombol power HP lama lama, 5-8 detik, sampai HP melakukan restart EDL. Perhatikan device manager di PC, akan melakukan refresh jika restart EDL
7. Dalam kondisi normal proses flashing tidak perlu melakukan test point (membuka backdoor), langsung saja hubungkan HP ke PC maka akan terdeteksi Qualcomm QDLoader 9008. Tapi jika terjadi error “You are not authorized to download” saat proses flashing, maka anda harus buka backdoor HP dan lepas konektor baterai, flash ulang lewat Mi Flash Tool dalam keadaan konektor baterai masih terlepas
8. Jika proses flashing sukses 100% lepas sambungan USB, pasang kembali konektor baterai berikut konektor fingerprint dan nyalakan HP Redmi Note 5 anda. Yakin sudah pulih pasang lagi backdoor
9. Done!! Selamat Redmi Note 5 anda kini sudah bangun dari mati suri karena hardbrick anti roll back
Cek video 1 berikut
Cek video 2 berikut
Oke, demikian, jadi proses unbrick Redmi Note 5/ Note 5 Pro tanpa authorized Mi Account itu bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal di atas. Proses ini cuma untuk memulihkan HP kondisi hardbrick, device Redmi Note 5 anda akan selalu berada di ARB 4. Suatu saat jika anda salah salah downgrade, salah flashing ROM, tetap masih ada kemungkinan untuk hardbrick lagi, jadi lebih diperhatikan lagi saat flashing ROM, baik custom ROM maupun official ROM.
Oke sekian dulu tutorial dari saya tentang cara unbrick Redmi Note 5/ Note 5 Pro tanpa authorized Mi Account, semoga membantu dan Do It With Your Own Risk!!
Om, boleh minta link firmware unbriknya ga, link yg dishare kan ada 2 file, yg satunya berkas rusak (yg zip)
download dua2nya, trus keduanya taruh dalam satu folder, baru yg zip ekstrak here
Bisa minta nomor WA nya mas ? Saya butuh bantuannya untuk flash dengan bypass arb4 ini mas
om itu kan rom nya buat redmi note 5 ya, kalo buat redmi note 5 pro bisa juga engga om pake rom yg itu ?
bisa, sama aja itu
setahu saya EDL di MIUI sdh tidak bisa gan, makanya harus Test-point dgn buka casing hape.
Di baca dulu gan, kayanya agan ga baca penuh ya
Mantap guru penjelasan nya detail dan akurat…semakin hari security nya makin ketat…serasa mau pensiun jadi tuser om sedih
Gan, kalau untuk redmi 6 pro ada gak?
ini untuk yg stuck recovery bisa g huuu
Gak work, gan. Xiaomi note 5A china, driver terbaca di mi flash, smua jenis firmware dn firmware anti bypass akun Mi juga, ttp error hello packet. Sudah refrese EDL, thn on off, ttp error hello packet. Hp sudah sy bongkar dn buka socket baterai, tp ttp error hello packet, Miflash 2014-2018 sy udh coba gan, ganti win 7 smpe 10, gnti kabel, gnti pc k laptop. Lelah adek, bang -_-
Error krna flashing sblmnya. Ya Tuhannn.
ini buat redmi note 5 bukan note 5a
Punya ane stuck di twrp..di hidupkan masuk twrp lagi..ada solusi?
gan ada buat mi 6x kah..??